galau-galau begini malah dapat puisi :)

ORIGINALLY POSTED on IFIART

Waaaa…. lagi galau-galau kayak gini, dapat dua buah puisi. Senangnya…. Mo bilang apa ya??? Makasih?? PASTI…. Tapi waktu dan momennya tepat banget… Lagi galau galaunya di perantauan orang… Hehehe… Semacam mendapat trigger motivasi setelah mendapatkan kedua puisi ini. Gak tanggung-tanggung, langsung di print dan di tempel di dinding kamar kos. Mudah-mudahan ibu kos gak tau klo aku nempel banyak2 kertas di dinding mereka… hehehe.. Tapi kayaknya mereka easy going deh… Kayaknya loh yaaa.. hehehe.. Oya, puisi nya itu ada dua lohh…. Satu dari ayahanda tercinta, satu lagi dari ibunda tercinta… bangga rasanya punya orang tua beraliran sastra seperti mereka… Anehnya, anaknya malah milih Elektro -_-” Yaaa sudahlah… Takdir yang bicara bung… Wong elektro asik2 aja sih. Walau tekanan terus berdatangan… hehehe…. Dalam kegalauan to the MAX ini, akhirnya sedikit mereda setelah mendapatkan puisi dari mereka…. Dulu aku juga rajin sih ngebuat puisi. Cerpen dan novel juga pernah aku buat. Dan itu udah disatuin semua di salah satu blog Seni milikku. Kapan2 aku kasih linknya deh…🙂 Ok deh… Ini lah puisi dari kedua orang yang kucintai tersebut… I love you mam and dad… PUISI DARI AYAHANDA TERCINTA Oh malaikat kebanggaanku.. Senja hari kukayuh sepedaku demi kebahagiaanmu Mewujudkan segala harapan tuk membeli senyumanmu Berat kehidupan yang kutopang pada otot kakiku Kan hilang karena ku ingin kebahagiaanmu oh anakku.. Serasa aku lelah hadapi kehidupan Serasa aku akan menyerah menjalani semua Tapi.. Karena kuingat dirimu Kubangkit Kusadar Ku kan lakukan semua demi dirimu Anakku.. Keringat yang telah membasahi tubuhku Tulang yg hampir retak telah lumpuhkan diriku Semua itu kulakukan demi dirimu Anakku.. Gapai cita-citamu Raih segala mimpimu Jangan kau hancurkan segala pengorbanan yang selama ini hanya untukmu. PUISI DARI IBUNDA TERCINTA Engkau anakku.. Sang arjuna yang ku lahirkan dengan setiap cucuran darahku Setiap tetes keringat darah yang kukeluarkan dari pori2 ku Suara yang telah kuhabiskan karena berteriak berkorban demi dirimu Kukorbankan nyawaku untuk mendapatkanmu hingga garpu tajam menusuk uluh hatiku Engkau anakku.. Cinta ibu suci tak kan pernah terkotorkan oleh abu Cinta seorang ibu yang selalu menahan rindu padamu Memimpikan dan berharap tiada yg dapat menggantikanku di pikiranmu. Buah hatiku Engkau anugerah terindah bagiku Penghias hati yang tak kan pernah terhapuskan oleh waktu Walaupun emas permata disuguhkan untuk melupakanmu Tak kan pernah ku mau karena aku sayang padamu Sembilan bulan aku mengandungmu Dalam kepenatan tak henti aku menjagamu Jiwa raga yg kurelakan dmi membesarkanmu Anakku.. Jangan lupakan ibumu

2 thoughts on “galau-galau begini malah dapat puisi :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s