I love you mom <3

ORIGINALLY POSTED on IFIART

Bunda, jasa-jasamu sudah terlalu besar padaku. Gak tau mo bilang apa lagi selain ribuan bahkan ratusan terimakasih untukmu. Dari lahir saja aku sudah merepotkanmu. Engkau rela mengemban tubuh beratku ini, membawaku kemana-kemana. Dari pasar, terus ke rumah, trus ke dapur, diriku yang masih belum tau apa-apa ini hanya bisa diam tak bergeming dalam kandunganmu. Hingga sembilan bulan berlalu, aku pun lahir. Belum sampai disana saja aku merepotkanmu. Terkadang aku membuatmu malu di depan jutaan keramaian, aku menangis tiba-tiba, merengek dan berteriak sesuka hati. Maklum, aku masih kecil.

Tapi apa yang kau lakukan saatku seperti itu? Kau hanya tersenyum bunda, menepuk lembut pundak kecilku dan berkata ,”Yuk, kita beli permen.” Kau masih saja mencurahkan perhatianmu padaku padahal aku telah membuatmu malu. Engkau memang bunda paling the BEST yang kumiliki. Masuk ke jenjang pendidikan, aku malah masih saja membuatmu repot, kau belikan aku buku, pensil, dan segala halnya untukku. Kau curahkan segala tenaga, pikiran, uang yang kau miliki hanya untukku. Seakan dunia pun ingin kau bawakan dan berikan untukku. Cinta yang kau berikan begitu tulus untukku.

Terkadang, saat menginjak masa kedewasaan, aku mulai bisa berpikir, aku mulai bisa berontak, aku merasa sudah bisa hidup sendiri tanpa bantuanmu lagi. Aku seakan menjadi seorang yang angkuh, menjadi seorang yang ingin menetapkan hidupku sendiri. Aku seakan ingin lepas darimu, tak mau diurus oleh tangan lembutmu itu lagi. Aku LUPA… AKU LUPA…. Akan segala jasa yang dengan tulus kau berikan padaku. Tapi mengapa aku malah begini, mengapa aku malah membalas jasa ikhlasmu seperti ini. Sombongnya diriku… Angkuhnya aku… Bunda, maafkan aku… aku menyesal… terkadang, di bangku perkuliahan pun, kau masih mencurahkan kasih sayangmu padaku. Engkau tak mau anaknya telat masuk kuliah dan dimarahi pak dosen. Kau bangunkan aku pagi-pagi. Berulang kali kau telfon aku.

Untuk apa?

Agar anaknya terbangun dan bisa mempersiapkan masa depan. Masa depan? untuk siapa? Untuk bunda? TIDAK…. Masa depan itu untuk aku. Oh tidaaaaak…. Bunda kau masih tulus mencurahkan cintamu hingga aku sudah sedewasa ini. Padahal yang engkau lakukan semua untuk diriku. Untuk kebahagiaanku dan masa depanku. Bunda, terimakasih atas semua jasa yang telah kau berikan padaku. Maafkan aku jika ada kata yang terucap dan menyinggung perasaanmu. Terkadang aku berontak dan marah saat kau tanyakan ini itu. Terkadang aku jengkel saat kau tanyakan, “Kamu sudah makan nak? Kamu sudah bangun nak?” Padahal semua yang kau lakukan itu untukku.

Agar aku tidak sakit, agar aku tidak telat, agar aku bisa meraih cita-cita yang aku ukir sendiri. Bunda, di hari yang special ini aku ingin mempersembahkanmu sebuah puisi akrostik. Mungkin tak seberapa tapi jujur ini hanya untukmu. Bunda, maafkan aku jika salahku padamu menggunung tinggi. Maafkan aku…

AKU CINTA BUNDA…❤

KUCINTA BUNDA

Ketika mentari mulai sujudkan diri

Ucapan demi ucapan pun terhenti

Cerita yang dulu ada, kini seakan tergilas waku

Ini lah, itu lah, aku ingat saat-saat itu

Nina bobo yang selalu terniang dikupingku

Telah jadi sejarah bisu keberadaan bundaku

Aku ingat saat-saat ku ditimang dan dibelai oleh beliau

Begitu indah jika kumenilik masa-masa itu

Usapan jarinya membelai keningku

Nilai dari sebuah kasih sayang yang tiada tara

Dimana letak balas budiku?? Dimana??

Aku ingin suatu saat nanti, aku bisa membuatnya tersenyum menatap keberhasilanku

PS : Bunda, jangan pergi dulu ya… aku ingin membalas semua senyum dan tawa yang kau berikan dan curahkan padaku sepenuhnya. Aku masih belum sempat membuatmu tersenyum riang seperti yang aku rasakan selama ini. Bunda, I love you…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s