Studium Generale dengan Pembicara Abdul Hamid Batubara selaku President Commisioner Chevron Pasific Indonesia

1Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (JTETI FT UGM) kembali menghadirkan pembicara terkemuka untuk berbagi dan sharing di kelas Studium Generale. Pada Jumat, 6 Maret 2015, JTETI FT UGM menghadirkan President Commisioner Chevron Pasific Indonesia yaitu Abdul Hamid Batubara. Dalam presentasi selama hampir 3 jam antara jam 08.00-11.00 WIB, Bapak Abdul Hamid Batubara yang sering dipanggil Pak Ucok, mempresentasikan materi tentang Ethics, Integrity, and Proffesionalism.

Menurut Pak Ucok, terdapat 4 asas pada kerangka kerja (framework), yakni: tanggung jawab, hak, menjalankan tugas dengan baik, dan komitmen. Untuk mencapai kerangka kerja yang baik, diperlukan 1) pemahaman akan fakta yang ada; 2) indentifikasi sesuai standar; 3) bersikap objektif. Untuk mencapai sikap objektif yang harus kita lakukan antara lain,

1. visibilitas. Apakah pantas diri kita berada di koran terpandang!? Maka dari itu sudah sepantasnya bahwa diri kita harus menjadi pribadi yang patut disegani. Tidak mungkin sosok biasa saja bisa terpampang pada headline news.

2. generality. Generality atau keluasan memiliki arti bahwa pribadi untuk memperkuat karakternya dengan cara memperluas daerah miliknya sendiri. Apabila seseorang hanya berkutat pada titik tersebut maka ia hanya mendapat hasil pada titik itu saja. Berbeda apabila ia mau memperluas

3. legacy. Untuk menjadi sosok pribadi yang berkarakter diperlukanlah  jiwa legacy karena dengan hal tersebut bisa menjadi pembeda antara seseorang dengan karakter pemimpin atau tidak. Legacy atau warisan tidak hanya berkutat pada suatu hal yang bersifat materi saja. Namun bisa mentransformasikan dalam bentuk kebaikan, jasa, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan agar pribadi kita tidak tenggelam begitu saja, namun orang tetap bisa mengingat siapa kita dengan sikap yang patut menjadi teladan.

Selain menjelaskan 4 asas tersebut di atas, anak kedua-belas dari 12 bersaudara ini menjelaskan hal penting dan mendasar yang perlu dipahami oleh mahasiswa yaitu tentang etika menjalankan bisnis yang tepat.

Tentunya, besar harapan kita agar materi-materi non akademik yang mungkin jarang didapatkan di bangku kuliah secara umum, dapat diraih di kelas studium generale tersebut. Semoga di lain kesempatan, Bapak Abdul Hamid Batubara berkenan datang kembali ke JTETI FT UGM untuk kembali berbagi pengalaman.

2sumber : This link

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s